Kisah tentang pengumpulan aura di Sahasralara dan apa yang terjadi setelahnya.

2022-02-05 記
Topik.: :スピリチュアル: 瞑想録

Untuk mencapai kondisi ketenangan, pertama-tama, kumpulkan aura di Sahasrara. Kemudian, Anda akan merasakan rasa syukur muncul dan aura menyebar membentuk setengah lingkaran di sekitar Sahasrara.

Kondisi ketenangan itu bersifat pribadi. Dengan mengumpulkan aura di Sahasrara, Anda dapat mencapai kondisi ketenangan, yang bisa dianggap sebagai keadaan nyaman seperti nirwana. Ini penting dan merupakan dasar, tetapi ini bukanlah akhir.

Sebelum mencapai kondisi syukur, Anda harus terlebih dahulu mencapai kondisi ketenangan. Untuk mencapai kondisi ketenangan, Anda perlu mengumpulkan aura di Sahasrara. Untuk mengumpulkan aura di Sahasrara, terkadang sudah ada, tetapi jika belum, Anda perlu menggunakan mantra seperti Om atau berkonsentrasi pada dahi melalui meditasi. Terkadang, Anda perlu meluangkan waktu untuk meditasi, tetapi terkadang aura terkumpul dengan cepat dan Anda mencapai kondisi ketenangan.

Bahkan ketika Anda sudah mencapai tahap meditasi syukur, terkadang, pada hari-hari tertentu, rasa syukur tidak langsung muncul. Dalam kasus seperti itu, Anda perlu mengikuti langkah-langkah dan terlebih dahulu mengumpulkan aura di Sahasrara untuk mencapai kondisi ketenangan. Atau, terkadang, rasa syukur muncul segera setelah Anda duduk. Dalam kasus seperti itu, Anda tidak perlu secara khusus mengumpulkan aura di Sahasrara, Anda hanya perlu melakukan meditasi syukur.

Meskipun Anda melakukan meditasi syukur, prasyaratnya tetap sama seperti sebelumnya, yaitu, Anda mungkin perlu memasuki kondisi ketenangan. Namun, setelah Anda mulai meditasi syukur, Anda tidak perlu terlalu memperhatikan kondisi Sahasrara.

Jika Anda mengucapkan rasa syukur dalam hati tetapi tidak merasakan energi yang muncul, atau jika energi dasar cinta dan syukur tidak muncul, periksa kondisi Sahasrara. Jika energi tidak terkumpul di Sahasrara, gunakan mantra seperti Om untuk kembali ke kondisi ketenangan.

Atau, jika Anda sudah dalam kondisi syukur sejak awal, Anda tidak perlu melakukan itu, Anda hanya perlu melakukan meditasi syukur.

Ini dapat dikatakan sebagai perbedaan dalam metode antara tahap pengumpulan aura di Sahasrara dan tahap setelahnya, atau sebagai penjelasan tentang prasyarat. Pengumpulan energi Sahasrara adalah prasyarat, dan kondisi ketenangan adalah dasar. Di atas dasar itu, terdapat kondisi syukur, cinta, dan bahkan kasih sayang.

Itu bisa disebut meditasi, tetapi pada titik itu, itu lebih seperti percakapan sehari-hari daripada meditasi. Jika kita menyebut perasaan syukur yang konstan terhadap lingkungan sekitar sebagai meditasi, maka ya, itu adalah meditasi. Namun, bahkan tanpa menyebutnya meditasi, kehidupan sehari-hari itu sendiri menjadi sesuatu yang indah. Apakah itu disebut meditasi dalam kehidupan sehari-hari, samadhi dalam kehidupan sehari-hari, atau latihan dalam kehidupan sehari-hari, itu tergantung pada masing-masing orang. Pada dasarnya, itu melampaui meditasi duduk dan mengubah kehidupan sehari-hari itu sendiri.

Terutama, cerita tentang mengumpulkan aura di Sahasrara dan mencapai keadaan ketenangan adalah sesuatu yang pribadi dan dilakukan dengan duduk. Namun, setelah itu, kualitas meditasi itu terasa menyebar ke dalam kehidupan, tidak hanya terbatas pada meditasi duduk.