Dalam meditasi, perluas aura di sekitar leher.

2024-02-25 記
Topik.: :スピリチュアル: 瞑想録

Awalnya, sejak dulu saya memiliki masalah tenggorokan yang mudah tersumbat. Pada usia 20-an, ketika mengalami gangguan mental dan kondisi mental yang buruk (karena pekerjaan saya di bidang IT yang jarang melibatkan berbicara), tenggorokan saya tersumbat parah sehingga sulit berbicara, bahkan terkadang benar-benar tidak bisa bersuara, sehingga apa yang saya katakan sulit dipahami. Namun, secara bertahap, kondisi tersebut membaik. Meskipun demikian, kondisi tenggorokan yang mudah tersumbat tidak pernah benar-benar berubah. Baru-baru ini, saya merasa bahwa aura saya telah menyebar hingga ke area sekitar leher, seolah-olah saya mengenakan pakaian dengan kerah yang melilit erat di leher.

Hal ini membuat aliran energi yang melewati bagian atas dan bawah leher, yang dalam yoga disebut sebagai jalur tengah (sushumna) atau energi yang mengalir melalui Ida dan Pingala, menjadi lebih stabil dan meningkat.

Meskipun demikian, dibandingkan dengan wanita yang sering berbicara sejak kecil, saya merasa masih lemah. Namun, jika dibandingkan dengan masa muda saya ketika mencoba berbicara tetapi tidak bisa karena tenggorokan terasa benar-benar tersumbat, saya merasa bahwa kondisi saya telah jauh membaik.

Saya menduga bahwa hal ini terjadi karena, sebagai bagian dari meditasi untuk menggerakkan prana (energi kehidupan dalam yoga) dari atas ke bawah melalui bagian belakang kepala, saya juga menggerakkannya melalui tenggorokan, sehingga tenggorokan saya ikut teraktivasi.

Mungkin, chakra tenggorokan akan semakin aktif jika digunakan. Oleh karena itu, saya ingin mencoba menggunakannya lebih banyak lagi.