Kesadaran akan Kristus sebagai keutuhan adalah tujuan berikutnya.

2023-02-04 記
Topik.: :スピリチュアル: 瞑想録

Bukan tentang agama Kristen, juga bukan tentang orang atau orang suci bernama Kristus, tetapi saya pikir "Kesadaran Kristus," yang merupakan istilah spiritual, yaitu keadaan kesadaran yang disebut "kesatuan," adalah tujuan saya berikutnya.

Saat ini, ada jarak yang jelas antara keadaan saya dan Kesadaran Kristus. Saya menyadari bahwa Kesadaran Kristus berada di tingkat yang lebih tinggi, tetapi saya juga menyadari bahwa keadaan saya saat ini sedikit berbeda dari itu.

Perasaan terpenuhi oleh Sahasrara tampaknya menjadi titik akhir yang relatif bagi individu. Namun, setelah itu, tujuan berikutnya adalah kesatuan dengan orang lain atau kesadaran kolektif, yaitu apa yang disebut Kesadaran Kristus.

Dalam agama Kristen, ungkapan seperti itu jarang digunakan. Istilah ini tampaknya digunakan dalam bidang spiritual atau oleh beberapa kelompok sempalan Protestan baru. Apa yang saya maksud dengan Kesadaran Kristus tidak terlalu terkait dengan agama atau orang suci itu sendiri, tetapi lebih kepada kesadaran kesatuan. Ketika seseorang mendengar "Kesadaran Kristus," mereka mungkin berpikir tentang agama atau orang suci, tetapi Kesadaran Kristus yang dibicarakan dalam konteks spiritual adalah ungkapan untuk keadaan kesadaran tertentu, dan itu tidak mengandung makna seperti keyakinan agama atau pemujaan orang suci.

Kesadaran kesatuan, yaitu Kesadaran Kristus, adalah tujuan yang ingin saya capai. Bahkan setelah mencapai Sahasrara dan merasa terpenuhi sebagai individu, saya masih jauh dari Kesadaran Kristus yang merupakan kesatuan. Namun, saya merasa bahwa saya baru mulai melihatnya.

Di Sahasrara, yang terpenuhi adalah Sat (keberadaan abadi), Chit (kesadaran murni), dan Ananda (keadaan yang penuh dan bahagia) sebagai Atman (diri individu). Namun, itu hanya berbicara tentang individu. Selanjutnya, tujuan sebenarnya adalah Brahman (kesadaran universal) sebagai keseluruhan.

Dalam Vedanta, setelah Atman, ada lompatan langsung ke Brahman sebagai "keseluruhan." Namun, saya tidak berpikir bahwa kita dapat langsung melompat ke seluruh alam semesta. Jadi, secara konseptual, itu mungkin seperti itu, tetapi saya mengerti bahwa itu lebih merupakan keseluruhan dalam batasan tertentu. Misalnya, dalam lingkup seperti wilayah, etnis, negara, atau tanah. Saya menduga bahwa ini akan berkembang secara bertahap.

Saat ini, hanya "individu" atau Atman yang telah terbuka, dan itu sudah cukup dalam dirinya sendiri. Namun, untuk mendekati "keseluruhan" secara bertahap, tampaknya kita perlu memahami kesadaran Kristus, yaitu keadaan persatuan.

Meskipun kita mungkin telah melewati tahapan yang bisa disebut sebagai "persatuan" secara bertahap, kesadaran Kristus sebagai persatuan yang melampaui Sahasrara adalah tujuan berikutnya.