Terutama setelah penyumbatan di Vishuddha teratasi, saya merasa menjadi kurang peka terhadap niat jahat orang lain.
Ada perbedaan yang jelas antara kondisi Vishuddha sebelum dan sesudah baru-baru ini teratasi. Sebelumnya, pengurangan trauma terjadi secara bertahap, tetapi lebih menekankan pada pemendekan waktu. Sebelum kejadian terakhir, waktu yang dibutuhkan berkurang hingga sekitar 0,5 detik (rata-rata), tetapi tetap ada sedikit peningkatan emosional.
Namun, setelah kejadian Vishuddha baru-baru ini, rasanya seperti berada di dimensi yang berbeda. Kenangan yang dulunya merupakan trauma, kini terlihat kabur dari atas awan.
Dari sudut pandang penglihatan yang jelas, ini mungkin tampak seperti kemunduran. Namun, jika kita berusaha melihatnya, kenangan tersebut masih bisa terlihat dengan jelas. Fakta bahwa kenangan yang tidak disengaja tidak lagi muncul secara spontan, melainkan tersembunyi di bawah awan, dan trauma menjadi sekadar kenangan, menunjukkan bahwa perubahan positif dan normal telah terjadi.
Jika kita menggunakan istilah "getaran," maka getaran tersebut telah meningkat frekuensinya, sehingga hal-hal yang terkait dengan trauma tidak lagi terlihat, atau getaran tersebut tidak lagi selaras, sehingga sulit untuk memahami trauma dan hal-hal semacam itu.
Dalam kondisi ini, meskipun kehidupan menjadi lebih tenang, kita menjadi kurang peka terhadap keinginan orang lain, yang dalam kehidupan nyata dapat membuat kita lebih mudah tertipu.
Orang-orang yang secara alami memiliki perkembangan spiritual yang cukup tinggi lebih mungkin mengalami hal ini, dan mereka dapat dengan mudah ditipu oleh orang-orang di perkotaan yang terobsesi dengan keinginan.
Jenis jebakan ini sering terjadi pada para pekerja cahaya (lightworker). Ada banyak cerita di dunia ini tentang bagaimana seorang pekerja cahaya yang mengira sedang membantu seseorang, ternyata hanya dimanfaatkan.
Ada sejumlah orang di dunia ini yang memanfaatkan orang lain yang mudah percaya dan menawarkan bantuan.
Hal ini juga bisa terjadi antara pasangan suami istri, dan seringkali ada hubungan seperti antara tuan dan pelayan. Mereka dieksploitasi, hanya digunakan, dan kemudian dibuang ketika mereka bertambah tua dan kehilangan daya tarik, atau ketika mereka kehabisan uang.
Ada banyak cerita tentang bagaimana orang lain mengeksploitasi kebaikan orang lain, dan para pekerja cahaya yang tidak peka terhadap uang dan keinginan sangat rentan menjadi target.
Oleh karena itu, terutama bagi orang-orang yang memiliki energi positif sejak awal, mereka perlu mendapatkan pengalaman hidup. Jika tidak, lebih baik mereka tetap berada dalam lingkungan yang aman dan nyaman.
Ketika seseorang mencapai usia dewasa, mereka diharapkan dapat membuat keputusan sendiri, dan usia tersebut dianggap sebagai usia di mana seseorang memiliki kemampuan berpikir. Namun, kelompok-kelompok tertentu sering menargetkan kelompok usia muda ini, dan orang-orang dengan energi positif perlu berhati-hati agar tidak menjadi korban penipuan finansial.