Kemarin, kita melanjutkan pembahasan.
Meskipun kesadaran Samadhi tidak ada, seringkali sisi jiwa tetap menyadarinya. Namun, dalam kasus tersebut, instruksi dari jiwa mungkin tidak sampai dengan baik ke kesadaran sadar, sehingga kehidupan menjadi tidak berjalan sesuai harapan.
Terdapat perbedaan mendasar antara memiliki kesadaran sebagai Samadhi (arah), kesadaran jiwa yang menyadari garis waktu, dan garis waktu yang tidak disadari. Meskipun demikian, kesadaran sadar mungkin tidak terlalu berbeda. Namun, ketika kesadaran Samadhi yang mendalam berfokus pada garis waktu tertentu, kita dapat terhubung dengan kesadaran yang lebih dalam. Ketika terhubung, kita merasakan "sedang diamati" atau "didorong" oleh kesadaran Samadhi, dan kesadaran sadar dan kesadaran Samadhi yang tersembunyi menjadi satu, memungkinkan kita untuk menjalani hidup dengan perspektif jangka pendek dan jangka panjang.
Di sisi lain, ada garis waktu di mana kesadaran jiwa yang mendalam kehilangan minat. Meskipun kita (seperti sesuatu) ada dalam garis waktu tersebut, keberadaannya hanyalah sebatas "ada," seperti karakter NPC (non-player character) dalam permainan yang hanya bergerak berdasarkan kesadaran sadar. Dalam garis waktu yang kehilangan minat oleh kesadaran yang mendalam, kehidupan akan terus berjalan berdasarkan kebiasaan, dan hasil dari karma yang telah dijalani sebelumnya akan terus berlanjut. Ini adalah apa yang disebut karma Prarabdha (karma yang telah dimulai akan terus berjalan sampai selesai), yang akan berlanjut hingga akhir hayat.
Garis waktu yang disadari akan memiliki kesadaran diri. Garis waktu yang tidak disadari mungkin tidak memiliki kesadaran diri yang kuat. Bahkan dalam garis waktu yang tidak disadari, seseorang mungkin masih memiliki ego dan merasa memiliki diri sendiri, dan mengalami masalah seperti biasa. Namun, semua itu adalah bagian dari kesadaran sadar. Meskipun seseorang mungkin merasa memiliki diri sendiri karena kesadaran sadar selalu ada, dalam garis waktu yang kehilangan minat oleh kesadaran yang mendalam, kehidupan akan terus berjalan berdasarkan kebiasaan.
Garis waktu yang kehilangan minat oleh kesadaran jiwa yang mendalam pada dasarnya akan diabaikan, tetapi kehidupan akan terus berlanjut dan menjadi lebih otomatis. Masalah dan kebahagiaan akan terus berlanjut. Mungkin ada masalah baru atau kebahagiaan baru. Dalam kedua kasus tersebut, kehidupan yang kehilangan minat oleh kesadaran Samadhi akan dijalani hanya dengan kesadaran sadar. Perlu dicatat bahwa "pengabaian" yang dimaksud di sini adalah dari sudut pandang orang yang bersangkutan, sedangkan garis waktu bagi orang lain akan terus berlanjut. Hal ini karena garis waktu adalah sesuatu yang umum bagi banyak orang.
Meskipun hidup seseorang tidak terhubung dengan kesadaran Samadhi, melalui keputusan dari kesadaran sadar, seseorang dapat berlatih dan terhubung kembali. Ketika itu terjadi, dari sudut pandang kesadaran sadar, hal itu berarti "terhubung," tetapi dari sudut pandang kesadaran Samadhi, bukan hanya "terhubung," tetapi juga "masuk dalam ranah kognisi," dan juga menjadi "objek ketertarikan." Pada saat yang sama, ketika terhubung, ketertarikan mulai muncul, dan pengenalan pun dimulai. Dengan demikian, hidup berubah dari sesuatu yang otomatis menjadi sesuatu yang aktif.