Ada orang yang salah paham, tetapi orang-orang dengan kemampuan spiritual tidak benar-benar menciptakan realitas, melainkan hanya dapat mengakses kesadaran kolektif dan mewujudkannya. Yah, meskipun begitu, jika jiwa seseorang kuat, mereka dapat menciptakan realitas yang mereka inginkan, tetapi itu tergantung pada tingkatannya, dan realitas yang sama sekali tidak diinginkan oleh kesadaran kolektif sulit untuk diciptakan.
Pada dasarnya, realitas yang diinginkan oleh kesadaran kolektif yang diciptakan, dan hal itu kadang disebut sebagai "menarik" (law of attraction).
Pada saat itu, semacam pemicu diperlukan, dan orang-orang dengan kemampuan spiritual bertindak sebagai pemicu tersebut.
Dalam arti tertentu, itu mirip dengan "izin," karena benih keinginan berada dalam lapisan kausal (sebab), tetapi benih tersebut diakses dan diwujudkan menjadi realitas. Oleh karena itu, jika tidak ada benih, realisasi menjadi sulit, dan menciptakan benih baru adalah hal yang sangat sulit. Daripada menciptakan benih seperti itu, seringkali lebih cepat untuk langsung memengaruhi realitas, tetapi bahkan ketika secara langsung memengaruhi realitas, jika tidak ada benih kausal, tindakan tersebut akan dibatasi oleh kekuatan tak terlihat.
Saya pernah membaca sebuah cerita di mana ada orang jahat yang meminta bantuan orang dengan kemampuan spiritual untuk melakukan hal jahat, tetapi pada saat seperti itu, yang seharusnya dilakukan adalah memengaruhi kesadaran kolektif dan mewujudkan apa yang diinginkan oleh kesadaran kolektif. Oleh karena itu, jika orang jahat tersebut sangat dibenci oleh orang lain, realitas yang terwujud adalah orang jahat tersebut menderita dan dihukum. Permintaan realitas tidak selalu disampaikan, melainkan, permintaan dari realitas hanyalah pemicu untuk memilih realitas mana yang akan diwujudkan, dan jika tidak ada benih, realisasi tidak akan terjadi.
Bagi orang dengan kemampuan spiritual, hal yang sebenarnya membuat mereka kesulitan adalah ketika mereka menerima permintaan yang sulit untuk diwujudkan, karena pada dasarnya, benih untuk mewujudkan hal tersebut tidak ada atau sangat kecil, sehingga sulit untuk diwujudkan. Justru, mewujudkan keinginan yang kuat yang sudah ada dalam kesadaran kolektif jauh lebih mudah. Oleh karena itu, alih-alih membuat orang di sekitar salah paham, sebaiknya mereka menjelaskan dengan jelas bahwa "kami dapat mewujudkan keinginan kesadaran kolektif, tetapi kami tidak dapat menciptakan realitas sesuka hati," dan mengubah kecenderungan untuk membawa semua jenis permintaan.
Namun, mungkin saja bahkan orang-orang yang disebut sebagai orang dengan kemampuan spiritual sebenarnya tidak memahami hal ini, dan mungkin ada orang yang berpikir, "Terkadang berhasil, terkadang tidak, mengapa begitu?" Pada akhirnya, itu adalah cerita sederhana, yaitu, apakah benih sebagai keinginan kesadaran kolektif ada atau tidak.
Pada akhirnya, bahkan jika seseorang disebut memiliki kemampuan supranatural, biasanya kemampuan mereka tidak lebih dari itu, dan tidak dapat menandingi kesadaran kolektif.