Seringkali, orang mengatakan bahwa bumi memiliki aura yang hangat seperti seorang ibu. Namun, ketika terhubung dengan bumi dan alam semesta melalui meditasi, yang saya rasakan bukanlah kehangatan atau kelembutan seorang ibu, melainkan kesedihan. Ada juga warna merah kecoklatan seperti gurun Mojave. Sensasi panasnya lumayan, dan ada juga perasaan seperti terbungkus, tetapi juga terasa seperti aura yang rusak.
Saya juga merasakan sensasi merah seperti pada chakra dasar (muladhara). Namun, warnanya lebih ke merah kecoklatan, dan hampir tidak ada warna hitam pekat. Dalam arti itu, warnanya murni, tetapi pada dasarnya adalah warna chakra dasar.
Di bumi, ada entitas yang jahat, mengalami konflik, atau bersifat iblis, dan aura dari entitas-entitas dengan kesadaran negatif tersebut berwarna hitam pekat. Namun, aura bumi tidak memiliki warna hitam pekat seperti itu. Jadi, aura bumi pada dasarnya terasa seperti chakra dasar, tetapi tampaknya tidak ada yang jahat.Meskipun disebut "kehangatan ibu," mungkin itu tidak sepenuhnya salah, tetapi selama meditasi, saya merasakan sesuatu yang lebih dekat dengan energi bumi, seperti yang dirasakan di padang pasir, daripada cahaya terang dari dimensi tinggi seperti Bunda Maria.
Ketika menyebut "padang pasir," mungkin menimbulkan kesalahpahaman, mungkin lebih dekat dengan Sedona. Ada sedikit kesan padang pasir yang tandus, tetapi yang lebih dominan adalah aura merah kecoklatan yang hangat dan menenangkan.
Energi itu memancar dari bumi ke alam semesta, dan alam semesta memiliki aura yang lebih murni dan transparan. Namun, dari dalam bumi, aura bumi menyebar hingga ke permukaan bumi, sehingga alam semesta tidak dapat dirasakan secara langsung. Namun, ketika kita menyadari alam semesta, kita menyadari bahwa alam semesta memiliki aura yang transparan.
Energi bumi didasarkan pada energi merah kecoklatan yang kuat, yang sedikit "rusak" seperti padang pasir. Meskipun dikatakan "rusak," energi itu sangat melimpah, sehingga tidak bersifat destruktif, tetapi juga tidak sepenuhnya bersifat kreatif. Rasanya seperti energi dengan konsentrasi tinggi yang terus berubah, seperti padang pasir.
Selain itu, ada rasa "kesedihan" yang terkandung dalam energi merah kecoklatan yang positif dan kuat.
Saya ingat pernah membaca di suatu tempat, mungkin dalam cerita rakyat penduduk asli Amerika, bahwa "kesadaran bumi adalah seperti anak berusia 6 tahun." Cerita itu sangat sesuai dengan apa yang saya rasakan.