Zona dengan tingkat rendah dan zona dengan tingkat tinggi.

2023-12-01 Catatan.
Topik.: Spiritual: Catatan Meditasi.

Zona kebahagiaan dan fokus juga memiliki berbagai tingkat atau kedalaman. Ketika saya masih di sekolah menengah, saya kadang-kadang mengalami kegembiraan yang intens saat fokus pada pemrograman. Pada saat itu, saya merasakan kegembiraan, penyembuhan, kekuatan, dan cahaya yang luar biasa. Meskipun demikian, dari sudut pandang absolut, itu adalah tingkat zona yang rendah, mengingat kondisi mental saya pada saat itu (relatif).

Hal ini karena, pada masa sekolah menengah, zona tersebut muncul secara tidak terduga dengan frekuensi hanya beberapa kali setahun. Ketika saya sedang fokus bekerja, tiba-tiba, pemahaman saya meningkat pesat, dan itulah yang disebut zona.

Setelah itu, zona tersebut selalu ada bersama saya, tetapi kedalamannya secara bertahap semakin dalam.

Awalnya, zona tersebut muncul hanya beberapa kali dalam beberapa tahun, kemudian menjadi sekali setahun, sekali sebulan, dan kemudian, sekali seminggu, beberapa kali seminggu, dan akhirnya, saya bisa memasuki zona hanya dengan fokus. Setelah itu, sebagian dari kondisi zona tersebut secara bertahap menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Ini juga bisa dikatakan sebagai peningkatan dasar. Karena kondisi zona adalah kondisi fokus, maka ketika fokus, kondisi dasar akan sedikit ditingkatkan. Di sisi lain, ada tingkat normal yang ada. Peningkatan bertahap dari tingkat normal ini meningkatkan tingkat kesadaran yang dapat dicapai saat memasuki zona melalui fokus.

Seringkali, ada orang yang meremehkan zona-zona ini, mengatakan, "Jika Anda tidak tenang dalam keadaan normal, itu tidak mungkin," atau mengatakan hal-hal yang terdengar seperti mereka tahu segalanya. Namun, kenyataannya adalah, dengan mengulangi zona-zona ini, tingkat dasar juga sedikit meningkat, dan ketenangan dalam keadaan normal secara bertahap semakin dalam.

Oleh karena itu, pendapat orang-orang yang meremehkan zona-zona ini tidak terlalu substansial, melainkan hanya kebisingan yang bertujuan untuk membuat orang lain merasa tidak nyaman. Tidak perlu terlalu memperhatikannya. Jika Anda mengulangi zona-zona ini, Anda akan semakin dekat dengan keadaan pikiran yang tenang. Bahkan, terkadang, orang yang tidak memiliki fokus yang cukup untuk memasuki zona akan membuat pernyataan seperti itu. Oleh karena itu, cerita tentang zona sebaiknya didengarkan dari orang yang dapat memasuki zona, dan pendapat orang yang tidak tahu tentang zona tidak terlalu berguna.

Dengan mengulangi zona-zona seperti itu, pada akhirnya, batas antara zona dan keadaan normal akan semakin berkurang. Jika Anda sering berada dalam kondisi seperti zona, bahkan ketika Anda fokus bekerja, Anda akan merasa hampir sama dengan keadaan normal, dan Anda juga dapat berada dalam zona secara konstan.

Meskipun demikian, zona tersebut dapat melampaui keadaan keseimbangan normalnya.

Kesadaran akan keadaan normal zona yang tenang, yang awalnya tampak seperti batas, bahkan dapat melampaui batas tersebut, sehingga zona tersebut semakin meningkat.

Ini bisa disebut sebagai misteri zona.

Awalnya, zona hanyalah zona konsentrasi kesadaran. Kemudian, dengan meredakan kesadaran tersebut, zona menjadi stabil, memungkinkan seseorang untuk menjalani kehidupan yang tenang. Ini setara dengan tingkat "emosi" (atau tingkat astral dalam hal spiritual), di mana emosi menjadi stabil.

Selanjutnya, ketika emosi tersebut mereda, seseorang memasuki dunia akal. Di sini juga terdapat zona, di mana pemahaman meningkat. Dalam kasus ini, seperti sebelumnya, terdapat tahapan peningkatan pemahaman saat berkonsentrasi, stabilitas, dan pemahaman dalam keadaan normal, yang merupakan tahapan pendalaman dan normalisasi zona.

Ini bukanlah akhir, karena zona juga ada pada tingkat spiritual dan tingkat mistis. Di sini, dengan berkonsentrasi, seseorang dapat memasuki zona, mencapai keadaan yang dapat disebut sebagai "kesatuan" atau "kehadiran", dan menyatu dengan objek tersebut. Meskipun menyatu dengan objek tersebut sama dengan tahapan sebelumnya, pada tingkat mistis, batas antara diri sendiri dan objek tersebut semakin berkurang.

Saat ini, saya berada di sekitar titik ini, dan mungkin, ini bukanlah kesatuan sejati, melainkan kesatuan yang terbatas, yang dibatasi oleh ruang, waktu, atau hal lainnya. Dalam keadaan konsentrasi ini, segala sesuatu tentang objek tersebut dapat dipahami secara rinci. Namun, pemahaman tersebut terbatas pada bidang yang saya kuasai. Jika itu adalah kesatuan sejati, mungkin pemahaman tersebut akan lebih luas, tetapi saat ini masih terbatas.

Saya pikir, akan lebih baik untuk mempertimbangkan hal ini dari dua sudut pandang:
• Keadaan normal
• Keadaan konsentrasi (zona)

Zona adalah pintu masuk, tetapi pada saat yang sama, saya merasa bahwa zona selalu ada, karena pada akhirnya, seseorang selalu berusaha untuk mencapai sedikit lebih jauh dari keadaan normalnya.